Tanpa histori harga beli, PO, dan performa supplier, UMKM mudah terjebak beli mahal, telat kirim, atau overstock. Margin tipis sering lahir dari sisi pembelian yang tidak dikelola, bukan hanya dari harga jual.
Masalah di sisi pembelian
- Negosiasi tanpa data pembanding
- PO hanya lewat chat, sulit dilacak
- Barang datang tidak dicek vs PO
- Hutang supplier tidak terpetakan rapi
Perbaikan praktis
Catat setiap PO, terima barang, dan hutang dalam satu alur. Dengan riwayat jelas, Anda punya posisi tawar lebih kuat dan stok lebih sehat.
Solusi praktis: Rapikan pembelian, penerimaan barang, dan hutang supplier agar margin lebih terkendali. Mulai dari Bolana ERP — sistem yang membantu UMKM dan pebisnis menertibkan stok, keuangan, dan operasional dalam satu tempat.
#MasalahUMKM #KelolaStokUMKM #KeuanganUsaha #BolanaERP #ERPUMKMIndonesia
Komentar (0)
Tulis KomentarBelum ada komentar. Jadilah yang pertama!