Stok terlalu banyak mengikat modal. Stok terlalu sedikit membuat sales hilang. Keduanya sama merugikan, dan biasanya muncul karena tidak ada data penjualan historis yang mudah dibaca.
Kenapa inventori sulit seimbang?
- Pembelian berdasarkan feeling, bukan tren
- Tidak ada minimum/maksimum stok per SKU
- Musiman diabaikan
- Lead time supplier tidak dicatat
Pendekatan lebih sehat
Gunakan data penjualan, tetapkan titik reorder, dan review SKU slow-moving secara rutin. Dengan sistem yang menampilkan stok real-time plus riwayat keluar-masuk, keputusan beli jadi jauh lebih tenang.
Solusi praktis: Seimbangkan inventori dengan data stok dan penjualan yang selalu update. Mulai dari Bolana ERP — sistem yang membantu UMKM dan pebisnis menertibkan stok, keuangan, dan operasional dalam satu tempat.
#KelolaStokUMKM #MasalahUMKM #ERPUMKMIndonesia #BolanaERP #UMKMIndonesia
Komentar (0)
Tulis KomentarBelum ada komentar. Jadilah yang pertama!